KINNEWS.COM _ KABUPATEN TANGERANG — Persatuan Masyarakat Sukadiri (PERMAYSURI) Kecamatan Sukadiri menggelar aksi damai pada Minggu (6/9/2026). Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kualitas pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Dalam aksi tersebut, massa menyoroti kondisi dan kualitas sejumlah pembangunan jalan yang dinilai belum sesuai dengan harapan masyarakat. Mereka meminta pemerintah daerah dan pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur, khususnya dari aspek kualitas, ketahanan, serta manfaat jangka panjang.
PERMAYSURI berharap setiap pembangunan yang menggunakan anggaran negara maupun daerah benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Koordinator aksi, Sandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang dilakukan secara damai dan tertib.
“Kami menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kualitas pembangunan jalan yang kami nilai kurang bagus. Kami berharap pemerintah dapat menindaklanjuti persoalan ini,” ujar Sandi.
Menurut Sandi, masyarakat pada prinsipnya tidak menolak pembangunan infrastruktur. Namun, mereka menginginkan agar setiap pembangunan yang dilakukan pemerintah memiliki kualitas yang baik sehingga tidak mudah mengalami kerusakan dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Ia menegaskan, pihaknya berharap pemerintah melakukan evaluasi terhadap pembangunan jalan yang menjadi perhatian masyarakat.
“Yang kami inginkan adalah pembangunan yang benar-benar berkualitas dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kalau ada persoalan dalam pelaksanaannya, kami berharap dapat segera dievaluasi,” katanya.
Untuk memastikan aksi berlangsung aman dan tertib, jajaran kepolisian melalui Polsek Mauk melakukan pengamanan dan pengawalan selama kegiatan berlangsung.
Setelah menyampaikan aspirasi di wilayah Kecamatan Sukadiri, massa PERMAYSURI berencana melanjutkan aksi damai ke Kantor Bupati Tangerang. Langkah tersebut dilakukan untuk menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.“Kami akan melanjutkan aksi damai ke Kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasi dan meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap persoalan ini,” ujar Sandi.
Aksi PERMAYSURI menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi pembangunan daerah. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah maupun pihak pelaksana agar pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, memenuhi standar kualitas dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan kritik dan aspirasi terhadap pembangunan. Di sisi lain, dugaan persoalan terkait kualitas pekerjaan idealnya ditindaklanjuti melalui pemeriksaan teknis oleh instansi berwenang, sehingga kondisi dan mutu pekerjaan di lapangan dapat diketahui secara objektif.
(RED)


